oleh: Elfas Yanuardi, S.H.

(Calon Hakim Magang pada Pengadilan Negeri Sumedang Kelas I B tahun 2018-2020, saat ini bertugas sebagai Hakim di Pengadilan Negeri Saumlaki, Provinsi Maluku Tenggara)

 

Menurut Pasal 1 angka 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak (UU Perlindungan Anak) menyatakan bahwa anak adalah seseorang yang belum berusia 18 (delapan belas) tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan. Dalam proses tumbuh kembangnya, tidak menutup kemungkinan bahwa anak akan menghadapi persoalan-persoalan dan masalah didalam kehidupannya. Masalah-masalah tersebut bisa saja mulai dari masalah sederhana hingga masalah yang berhadapan dengan hukum yang mengharuskan anak menjalani proses peradilan. Dalam Pasal 1 angka 2 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak disebutkan bahwa anak yang berhadapan dengan hukum dibagi dalam 3 (tiga) kategori, yaitu anak berkonflik dengan hukum, anak yang menjadi korban tindak pidana dan anak yang menjadi saksi tindak pidana.

Perlindungan hukum bukan hanya kepada anak yang melakukan tindak pidana, melainkan juga kepada anak korban maupun anak saksi. Terlebih untuk anak yang melakukan tindak pidana, biasanya kita akan berpandangan bahwa pelaku tindak pidana haruslah diberi balasan yang setimpal dengan perbuatannya, tanpa memandang bahwa pelaku tersebut adalah orang dewasa atau anak. Padahal anak yang melakukan tindak pidana belum tentu karena keinginannya sendiri, bisa jadi anak tersebut adalah korban, korban dari keadaan keluarga yang tidak harmonis, korban dari lingkungan yang tidak kondusif, atau masih banyak lagi. Oleh karena itu, dalam memeriksa anak, jangan sampai perlindungan hukum baginya disimpangi, karena hal tersebut bisa berdampak pada kelangsungan hidup dan masa depan anak. Dalam hal ini hakim dituntut menunjukkan sikap profesional dalam memeriksa perkara anak.

Berdasarkan uraian di atas, Penulis bermaksud memaparkan pemikirannya dalam sebuah tulisan yang dapat disimak melalui link ini